ShareThis

Rabu, 22 Maret 2017

Messy Hair Bun Tutorials

Banyak yang tanya, gimana aku buat messy hair bun untuk sehari-hari, di video kali ini aku share gimana aku buat my messy hair bun :D
Cara style rambut ini sangat menolong aku buat sehari-hari, kadang-kadang kalau keluar rumah lagi buru-buru atau nggak sempet ngurusin rambut, tatanan rambut ini menolong banget, karena nggak cuma sampai satu menit, rambut udah terlihat OK buat keluar rumah, kadang-kadang suka aku tambahin pita seperti foto ini.
Berikut tutorialnya :D 

Gampang banget kan XD! 
Menurutku style Messy Hair Bun ini bisa digunakan untuk:
• Kalau kamu buru-buru dan nggak sempet ngurusin rambut
• Mau tampil terlihat lebih chic
• Saat bad hair day atau rambut lagi susah diatur
• Males catok rambut
• Cocok untuk rambut yang tebal dan susah diatur

Rambut di foto bawah ini juga sama seperti tutorial di video atas, hanya saja aku bagi jadi dua :D



Jumat, 17 Maret 2017

Decor : Kamar Minimalis Eve

Akhirnya setelah janji mau tulis tentang kamar Eve kesampaian juga. Jadi seperti yang kita pernah share sebelumnya bahwa sejak pindah rumah dari tahun lalu, kita sibuk terus ngurus rumah yang belum selesai-selesai. Masalah utamanya adalah susah untuk ketemu design yang pas untuk kita, kita udah bilang bahwa kita design sendiri, nggak menggunakan jasa interior karena jasa interior harganya bisa beberapa kali lipat lebih mahal. Misalnya kalau design sendiri harga lemari 10 juta, kemudian kalau minta interior design yang design + buat lemarinya bisa sampai 15-50 juta atau lebih dengan kualitas lemari yang sama, akhirnya setelah hitung-hitung dan mikir-mikir dan nimbang-nimbang kita memutuskan untuk design sendiri. Masalah berikutnya adalah setelah ketemu designnya, susah juga ketemu tukang kayunya yang bisa bikin sesuai yang kita mau. Untuk masalah ini, kita doa terus, karena bener-bener susah cari tukang yang pas, sebelumnya kita udah buat dapur tapi tukang yang buat sama sekali mengecewakan, akhirnya dapur kita gagal total, karena warna designnya nggak sesuai sama yang kita mau, alhasil kita bayar dua kali untuk ubah ulang dapurnya. Padahal design dapur yang kita mau sebenernya cuma simple banget, tapi karena warnanya salah akhirnya jadi bener-bener nggak bagus >.<
Kamar pertama yang kita buat adalah kamar Eve, kita nggak berani langsung dekor untuk seluruh rumah, karena takut kejadian setelah dekor ternyata semuanya nggak sesuai sama yang kita mau, jadi kita mulai per kamar. Lagipula juga lebih budget friendly hehe. Ide rumah kita adalah warna putih, jadi kamar Eve juga akan dibuat warna putih, kenapa kita milih warna putih? Nanti kita rencana untuk nulis satu blog post tentang pertimbangan warna yang kita pilih.

Kita berencana untuk membuat lemari baju yang agak besar sehingga bisa muat banyak karena rumah kita kecil. Ini proses saat kamar Eve lagi dibuat, sebelah kiri adalah lemari, kemudian ada meja yang menyambungkan lemari dan ranjang, kemudian ranjang ada di posisi paling kanan (tidak terlihat di foto bawah ini).
 
Ini tempat ranjangnya, tapi belum ada ranjangnya, karena sejujurnya waktu itu kondisi keuangan kita minim banget, sampai ranjang aja baru bisa dibeli satu bulan setelah tempat ranjangnya dibuat. Kita bikin kamar ini bener-bener step by step pakai iman LOL :P Kembali ke model ranjangnya, kita buat ranjangnya ada lemari di bawah sehingga bisa dimasukan barang juga. Ide-ide seperti ini kita cari di Youtube untuk ide dekor rumah kecil. Setiap tempat di kamar harus bisa dijadikan sesuatu tempat penyimpanan yang berguna!
Setelah lemarinya jadi, berikutnya adalah handle pintu, walaupun kita bukan designer interior, tapi kita punya latar belakang graphic designer, walaupun beda bidang design, tapi prinsip design sama, yaitu: hal kecil/ detail sangat menentukan sebuah design. Jadi walaupun lemari ini udah jadi (dan kita suka banget dengan hasilnya!) tapi kita harus memikirkan lagi handle/ pegangan lemari. Karena tukang kayunya, bawa contoh-contoh handle yang nggak sesuai selera, maka itu kita berburu handle di Toko Abadi Jaya Klender
Harganya murah meriah, kebetulan handle yang kita beli lagi murah, cuma Rp. 4000/pc. Kita pilih yang gold matte untuk kesan yang lebih mewah tapi tidak norak. Tadi kita mau beli di Ikea, karena susah banget cari handle yang sesuai selera, yang paling cocok designnya yang dari Ikea, cuma yang dari Ikea harganya mahal banget, satu handle bisa Rp 40.000 itu juga yang paling murah. Kalau kita butuh 10 pcs, udah Rp 400.000. 
Kita kombinasi handle tadi dengan handle bulat.
Setelah dipasang, lemari baju yang tadinya sederhana, jadi mendadak kelihatan mewah dan lebih keren. Untuk kamar Ai Ni, kita juga punya ide yang sama dengan lemari warna putih tapi warna handle yang berbeda biar nggak bosen. Hanya dengan handle saja hasil sebuah ruangan bisa beda banget! Maka itu saran kita milih handle harus bener-bener diperhatikan. sama seperi kita udah pakai baju keren dari atas ke bawah, tapi salah pakai aksesoris bisa bikin tampilan jadi berbeda, Kalau aksesoris yang kita pakai bagus, akan bikin kita keren walaupun baju yang kita pakai sebetulnya biasa aja, kalau aksesoris yang kita pakai terlihat seperti plastik murahan, otomatis penampilan kita juga jadi nggak terlihat keren lagi :D Akesoris sangat berpengaruh!
Selanjutnya isi lemarinya pun kita harus mikir juga biar baju kita semua bisa muat. Kita mikir untuk lemari ini bisa muat baju sampai beberapa tahun kedepan jadi harus bener-bener berguna disetiap sudut lemarinya.
Di lemari yang kita buat, ada laci seperti ini. Fungsinya untuk menaruh baju dalam, kaos kaki, stocking, dll. Ide ini kita dapet setelah ngabisin berjam-jam scroll Pinterest, kita membuat pemisah di antara laci agar nggak berantakan dan carinya gampang. Kalau kamu lihat laci kita ini juga tipis, nggak tebal, kita sengaja ngukur untuk pas banget sama ukuran barang-barang yang kita mau simpan.
Berikut hasilnya setelah dimasukan barang-barang. Kalau kamu lihat ukurannya pas banget kan. Hal-hal detail ini yang bikin mikirin designnya lama. Karena kita nggak punya pembantu dan sangat sibuk, mustahil buat ada waktu lagi rapi-rapiin kamar, jadi kita membuat perabot yang kita design harus gampang digunakan dan nggak ribet tanpa harus sering rapi-rapi. Dengan ukuran yang pas, cari kaos kaki jadi super gampang karena semua kaos kaki terlihat, simpen kaos kaki yang baru dicuci juga gampang, tinggal digulung kemudian disimpan di lemari.
Di lemari berikutnya juga ada lemari kecil-kecil di bawah, fungsinya sama seperti lemari di atas tapi untuk rok dan celana.
Seperti ini hasilnya. Gampang diambil, gampang ditekuk!

Untuk atasnya, seperti lemari baju biasa, ini adalah tempat untuk baju yang sering dipakai. Kalau kamu perhatikan ambalan (ambalan adalah kayu pemisah di setiap lemari) yang kita pakai jaraknya dekat-dekat. Satu lemari ini ada 4 ambalan. Sebetulnya kalau lemari pada umumnya, jarak ambalan satu dengan yang lain agak tinggi, tapi ambalan kita pendek, karena kita berencana untuk tidak menumpuk baju terlalu tinggi. Baju yang ditumpuk terlalu tinggi agak susah diambil sehingga ketika baju dibawah ditarik, baju diatas sering jatuh (baiklah kita buat pengakuan di sini, kita bukan orang yang rapi >.<) jadi sekali narik baju di bawah, baju di atas semua berjatuhan dan kemudian karena biasanya buru-buru kita dorong lagi begitu aja sehingga lemari kita 'awut-awutan' LOL! Dengan cara ini, lemari kita udah nggak pernah awut-awutan lagi!
Untuk lemari di atas, kita simpan koper, selimut yang tidak terpakai dll.
Ini hasilnya! XD Bisa diperhatikan frame art print diujung gambar ini, kita sengaja memasang frame emas sehingga warnanya serasi dengan handle. Kalau kamu pengen beli frame seperti ini, bisa pesan di My Lovely Studio. Semua rumah kita, kita dekor dengan frame art print design kita sendiri ^^!
Oh ya di lemari ini ada cerminnya juga, fungsinya tentu aja buat ngaca. Kalau kamu perhatikan kita nggak ada meja rias, karena kita lebih suka make up sambil duduk di lantai dengan cermin besar ini.
Ada yang bilang kalau cermin nggak bagus ada di kamar atau apalagi yang dekat tempat tidur, karena nggak mendatangkan hoki, berkat, atau bikin keluarga nggak harmonis. Tapi karena kita percaya berkat dari Tuhan bukan dari fengshui maka itu kita letakan cermin semau kita karena udah nggak ada tempat lagi untuk pasang cermin, kita juga pasang semua perabot sesuai yang kita merasa pas buat kita sendiri. Misalnya nih kalau ikut fengsui cermin nggak boleh di kamar, berarti dipasang diluar, kemudian di bawah ranjang juga nggak boleh ada lemari, berarti barang-barang di bawah ranjang kita letakan lagi diluar, rumah kita kecil, nah loh di luar semua, jadi isinya perabotan dong, kita duduk dimana? LOL LOL. 
Ada tetangga kita yang ikut tatanan fengshui, tukang kayunya cerita ke kita, dibilang, bangun rumahnya bener-bener ribet (bangun rumah tanpa perhitungan fengshui aja udah ribet), karena semua harus dihitung-hitung, jadi nggak boleh salah posisi gitu, semua musti ada perhitungan nggak boleh salah langkah!
Kita pernah nontoh cerita tentang fengshui di sini, sejak itu kita jadi ngerti banyak tentang fengshui. Keren banget videonya! Wajib ditonton. 
Untuk mejanya, kita dekor dengan menggunakan art print seperti yang kita bilang tadi. Warna emas agar matching dengan handle lemari!

Kita letakan komputer di meja ini untuk kerja.
Di samping lemari, sengaja kita kosongkan tempat untuk majalah dan beberapa buku design untuk inspirasi. Kita dekor juga dengan buka kering, nggak lupa kita letakan facial mist dan gelas kalau kerja bisa semprot-semprot wajah dengan facial mist dan nggak lupa minum air putih yang banyak! Kerjaan kita lebih sering duduk di komputer, sehari kalau lagi banyak client, bisa duduk sampai 12 jam nonstop!

Untuk lantai, kita pengen punya lantai yang agak model kayu-kayu gitu, tadinya kita pengen pakai kayu beneran, cuma khawatir kalau kayu itu sering geser setelah beberapa tahun, jadi kita pakai vinyl aja. Udah hampir setahun vinyl kayu ini masih bagus. Kita sebetulnya rencana pasang diseluruh rumah, tapi untuk pasang vinyl ini harganya mahal, diluar budget kita. Jadi karena itu kita baru buat di kamar Eve. Ini saat pemasangan vinyl, pada foto ini diujung-ujungnya belum selesai dipasang sehingga masih berantakan. Warna lantai juga sangat berpengaruh dengan design sebuah kamar, maka itu penting banget buat betul-betul memikirkan warna yang kamu mau untuk lantai. Karena dekor-dekor kamar begini kita jadi sering tanya-tanya tetangga tentang gimana mereka dekor, kemudian kita sering denger bahwa mereka berkali-kali ganti lantai atau ganti design karena setelah dibuat hasilnya nggak suka. 
Ini kamar Eve tahun lalu, masih kosong, baru pindah. Hampir setengah tahun kamar ini nggak ada perabotnya, kita masih tidur di lantai. Waktu tahun lalu ada yang minta kita foto-foto dekor kamar untuk inspirasi dan kita bilang, kita masih tidur di lantai, kemudian kita dibilang bohong LOL. Honestly kita memang tidur di lantai seperti ini :P Kerja juga duduk dilantai seadanya. Waktu itu uangnya sama sekali belum ada. Jadi kita nikmatin dulu tidur di lantai seperti ini :D.
Setelah doa, setengah tahun kemudian Tuhan jawab, kita akhirnya punya perabotan lengkap untuk kamar Eve. Kalau kamu lihat, kita masih pakai kursi kayu kecil untuk meja kerja, pegel banget sebetulnya duduk disitu untuk waktu yang lama, tapi kita juga belum punya budget untuk beli kursi, jadi kita pakai yang itu dulu. Kita dekor rumah ini bener-bener selangkah demi selangkah, menaruh iman kita sama Tuhan, dan sampai ini janji Tuhan nggak pernah gagal, dia selalu provide untuk anak-anakNya. 
Kita pernah publish foto ini sebelumnya, ini yang biasa kita lakukan di rumah kalau udah agak santai. Baca buku sambil duduk-duduk. Walaupun ini kamar Eve, tapi Ai Ni suka main di sini, karena kamar Ai Ni lebih kecil :P

Intermezzo, waktu rapi-rapiin kamar kita ketemu mainan Polly Pocket kita! Lucu banget mainan ini, dari dulu disimpen di box plastik, sekarang baru ketemu lagi hehe^^

Kita sengaja tulis tentang pengalaman kita, karena siapa tau kamu juga mau dekor rumah dan siapa tau pengalaman kita bisa membantu^^ Please share juga tentang kamarmu! :D

Sabtu, 11 Maret 2017

Most Loved : Our Favorite Perfumes

Kali ini kita akan share parfum favorit kita, kita berdua ini agak bawel kalau soal parfum, karena kita berdua nggak suka parfum yang aromanya terlalu strong atau baunya bikin enek, jadi super picky untuk parfum. Kita juga nggak selalu pakai parfum setiap hari, kalau lagi pengen aja. Biasanya yang lebih sering pakai parfum adalah Eve, kalau Ai Ni karena hidungnya lebih sensitif sama bau, jadi lebih jarang pakai parfum. Dulu pernah kejadian di salah satu toko yang terkenal jual parfum (nggak disebut namanya karena tokonya terkenal banget), di toko tersebut ada parfum baru dan karena dipromokan besar-besaran jadi kita cobain parfumnya disemprot ke tangan. Pulang dari mall (tokonya di dalem mall), terus seperti biasa mandi dan tidur. Waktu tidur tiba-tiba kepala Ai Ni pusing dan mual-mual karena bau parfumnya yang kuat banget. Sejak itu Ai Ni jadi bawel kalau milih parfum.

Di post ini, kita pilih 4 parfum favorit yang suka kita gunakan, kita punya beberapa parfum lain, tapi jarang dipakai karena baunya kurang suka. Biasanya kalau udah gitu, kita biarin aja sampai parfumnya menguap LOL, atau kadang kasih orang :P


Anna Sui La Nuit de Boheme Eau de Toilette 
Top Notes: Champagne citrus, Blackberry
Heart Notes: Lotus, Rose
Base notes: Oud, Cedarwood, Vanilla orchid, Patchouli, Amber
Wanginya dewasa, feminine, dan elegant. Parfum ini awet banget, dipakai seharian masih wangi. 
Parfum ini menurut kita lebih cocok dipakai pada malam hari karena wanginya agak exotic dan glamour. Ketika parfum ini disemprotkan terasa wanginya sangat dewasa! Untuk packagingnya keren banget, terasa mewah dan unik, dengan tutup botol kupu-kupu berbalut emas.

Secret Wish Anna Sui
Top Notes: Lemon, Melon
Heart Notes: Blackcurrant, Pineapple
Base notes: Amber, Cedarwood, Musk
Parfum ini udah lama banget, kita pertama kali pakai ini waktu remaja, dan sejak itu setia banget beli lagi merk ini. Kalau udah ketemu parfum yang kita suka, kita sangat setia nggak suka ganti-ganti parfum LOL. Wanginya memang sebetulnya girly banget, lebih cocok untuk wanita yang masih muda dan wanginya bikin perasaan jadi ceria. Kita suka pakai ini di pagi hari, terutama sebelum kerja, karena bikin mood jadi semangat. 

Zara Joyful Tuberose
Top Notes: Blackcurrant, Grapefruit, Lemon, Tangerine
Heart Notes: Apple, Cedarwood, Gardenia
Base notes: Musk, Sandalwood, Vanilla
Wangi parfum Zara Joyful Tuberose adalah floral fruity, wanginya floral tapi nggak telalu floral banget karena ada wangi segarnya. Parfum ini bisa tahan sekitar 5-7 jam. Wanginya simple, casual, dan nggak rumit sehingga bisa digunakan untuk malam maupun siang hari. Harganya juga nggak mahal, menurut kita cocok untuk kamu yang nggak mau keluarin budget banyak untuk beli parfum.

Untuk yang terakhir ini kita nggak tahu nama parfumnya, karena parfum ini sebetulnya dikasih orang dan packagingnya udah dibuang, jadi nggak tahu namanya apa. Bukan parfum terkenal, tapi entah kenapa wanginya kita suka banget. Wanginya segar seperti citrus dengan tambahan aroma mawar. Kalau parfum ini disemprotkan, aromanya mengingatkan kita dengan perempuan yang manis, fresh, dan girly LOL. Mungkin kalau kamu tahu namanya boleh kasih tahu ke kita di komen^^

Kesukaan tiap orang tentang parfum itu beda-beda, ada parfum yang kita suka, tapi orang lain nggak suka, ada juga parfum yang orang lain suka banget, kita nggak suka. Parfum sangat personal! Uniknya lagi, parfum itu wanginya bisa beda-beda di tubuh tiap orang, kadang ada parfumnya yang wanginya enakkk banget waktu disemprot di kertas parfum yang biasa dibagi di mall-mall, tapi setelah disemprot ke kulit, wanginya berubah jadi nggak enak. Kadang juga ada orang yang pakai parfum merk tertentu wanginya enak banget di dia, tapi nanti kalau udah pakai di kita, wanginya nggak enak...

Buat kamu sendiri kamu suka parfum merk apa? 



Minggu, 05 Maret 2017

You Photography

Kemarin ini kita sempet bekerjasama dengan You Photography dan Jolie Clothing yang pernah kita share di blog post ini. Seperti yang pernah kita bilang bahwa kita belum pernah di foto sama fotografer profesional gitu, jadi waktu You Photography mau foto kita berdua, kita seneng banget dan agak khawatir juga hehe. Tapi ternyata acara foto-fotonya berjalan sangat fun dan super seru!!! XD Acara fotonya hampir seharian, tapi sama sekali nggak terasa karena fotografernya buat sesi foto jadi santai banget. 

Kita juga sangat senang, karena Jolie Clothing menawarkan untuk ikut dalam kolaborasi ini sehingga hasil foto-fotonya lebih keren dengan baju dari Jolie Clothing. Kalau kamu belum pernah mampir ke butiknya, kamu wajib mampir, karena Jolie Clothing menawarkan berbagai macam pakaian super cantik untuk acara pesta maupun acara-acara khusus. 

Di foto kali ini, kita foto dengan 3 warna baju yang berbeda, warna nude, warna hitam, dan warna putih. Kita paling suka baju yang warna putihnya, waktu kita pakai baju dari Jolie Clothing tersebut rasanya mendadak jadi cantik dan chic karena style bajunya berbeda dengan baju yang biasa kita pakai LOL XD
 



Kita foto di dua tempat yang berbeda, indoor dan outdoor. Sebetulnya tadi mau di studionya You Photography, hanya saja, kita pengen foto-foto di cafe, jadi kita request untuk indoor kita minta foto di cafe, dan You Photography setuju-setuju aja! Pokoknya ok banget deh foto bareng You Photography ini. Setelah minta foto di cafe, kita pengen foto outdoor dengan tema teepee gitu, dan You Photography juga punya properti foto lengkap untuk bikin hasil foto outdoornya jadi lebih awesome.





Pada awalnya kita agak grogi sebetulnya foto-foto di tempat ramai kemudian banyak orang di sekitar, tapi setelah beberapa kali foto, kita jadi lebih relax. Stylistnya juga ramah banget sehingga kita bisa lebih tenang. Stylistnya membantu mengarahkan gaya, jadi kalau kamu pengen foto-foto dengan You Photography, nggak usah khawatir kalau kamu bingung gimana gayanya, atau kamu pengen foto keluarga, ngajak Papa yang misalnya agak kurang bisa gaya hehe... You Photography bisa bantu 'Papa kamu yang kurang bisa gaya' jadi keren seperti artis XD! 

Sebetulnya acara foto-foto ini hampir nggak jadi karena kita sibuk banget. Udah direncanakan dari September tahun lalu, bayangin udah dari tahun lalu tapi karena kesibukan yang nggak ada habisnya :P, akhirnya kita curi-curi waktu di hari kerja buat foto. Untungnya kesampaian juga acara foto-foto ini. Cek behind the scene dengan You Photography di post ini.

Jadi kalau kamu lagi pengen-pengen foto keluarga, maternity, wedding, foto pre-wed atau apa pun, request aja ke You Photography

YOU Photography 
Baby, Maternity & Family Photo
✉️ photographbyyou@gmail.com
line: inggridchan / @youphotography
📞 call +6281511000789 (inggrid)/08170048408 (WA)
www.facebook.com/photographbyyou

Dan untuk bajunya kamu bisa cek ke:

Jolie by Stefani Tan 
PLAZA INDONESIA LV. 04
LineID: @jolieclothing (with '@')
WA : +62 8170171228 📧: info@jolie-clothing.com
Ship Worldwide www.jolie-clothing.com

Senin, 27 Februari 2017

My New Skincare Routine

Akhirnya setelah beberapa lama nggak sempat update tentang perawatan kulit, akhirnya aku nyempetin buat nulis post ini. Post ini adalah salah satu post yang paling banyak di request bagaimana cara aku ngerawat kulit aku akhir-akhir ini.
Seperti biasa, untuk perawatan aku lebih suka seri yang untuk whitening dan brightening, aku pilih rangkaian Yadah White Boosting Series. Sebelumnya untuk menjawab pertanyaan kenapa aku pilih merk Yadah karena mukaku lumayan cocok dengan Brand ini, harganya masih termasuk tidak terlalu mahal dan yang paling penting hasilnya terlihat. Pasti buat kamu yang ikutin blog ini penasaran dengan perbandingannya dengan produk seri whitening Dewytree kan? Kalau menurut aku dua-duanya sama-sama bagus, hanya saja Yadah lebih gampang menyerap dan lebih cocok untuk kulit yang berminyak karena tidak terlalu lembab. Selain itu Yadah ini juga putihnya langsung terlihat saat pemakaian. Kalau untuk Dewytree butuh sekitar 2 minggu, sedangkan Yadah ini langsung membuat wajah lebih cerah. 

Pertama yang aku gunakan adalah sabun cuci mukanya, Yadah White Boosting Foam Cleanser. Sebetulnya nggak perlu serangkaian pun nggak apa-apa, tapi karena aku ngerasa pakai 1 rangkaian dari merk Yadah ini lebih terasa maksimal hasilnya, maka itu aku pakai sabun cuci mukanya. Wangi sabunnya enak, wangi segar gitu dan nggak bikin enek. Buat kamu yang sering baca blog ini pasti tahu, aku nggak suka produk yang baunya terlalu kuat.
Sabun cuci muka ini bikin wajah segar, dan membersihkan wajah dengan bersih, sehingga wajah langsung terlihat lebih putih dan cerah setelah mencuci muka.
Selanjutnya, wajib pakai toner, yaitu Yadah White Boosting Toner. Banyak perdebatan antara perlu nggak sih pakai toner atau nggak. Selama aku melakukan skincare, aku merasa bahwa pakai toner dan nggak pakai toner sangat berbeda hasilnya. TONER itu PENTING! Sangat penting malah, kalau di website skincare barat, biasanya toner nggak terlalu diperhitungkan, tapi kalau skin care Korea, toner itu penting banget, dan selama aku gunakan memang rasanya beda. Kulit jauhhh lebih halussss kalau pakai toner.
Toner Yadah ini bentuknya air, aku biasanya tuang ke tangan dan ditepuk-tepuk ringan ke seluruh wajah. Kadang aku juga suka pakai kapas untuk mengaplikasikannya.

Selanjutnya adalah Yadah White Boosting Emulsion. Banyak orang yang melewati langkah emulsion, karena banyak yang bilang nggak perlu pakai emulsion lagi, hasilnya nggak ngaruh, tapi sama seperti menggukan toner, emulsion juga wajib dipakai. Mereka udah seperti pasangan antara emulsion dan toner. Emulsion teksturnya ringan sehingga lebih gampang menyerap dibandingkan krim. Aku lebih merekomendasikan kamu untuk memakai emulsion daripada krim kalau wajahmu berminyak. Banyak yang bilang kalau wajah berminyak nggak suka pakai krim, nah maka itu kamu bisa lewati langkah pemakaian krim, tapi pakai emulsion. Tapi setelah itu wajib pakai sunscreen yah kalau keluar rumah, kalau nggak kulit cerah kamu lebih sulit didapat!
Tekstur emulsionnya sangat ringan, maka itu aku bilang seri whitening ini lebih cocok untuk yang punya wajah berminyak dan untuk orang yang tinggal di negara tropis.
 Gampang menyerap dan nggak bikin lengket.
Terkahir adalah krimnya, yaitu Yadah White Boosting Cream. Karena krim ini nggak terlalu melembabkan buat kulitku yang normal, aku selalu tambahin lagi dengan Dewytree Squalane Pure Beauty Oil biar lebih lembab, Dewytree Squalane Pure Beauty Oil itu adalah oil ajaib buat kulitku yang bikin kulitku tetap awet muda dan kenyal.
Tekstur krimnya halus dan gampang meresap. Kalau kulitmu berminyak, kamu boleh lewati pemakaian krim di pagi hari, jadi pagi hari hanya pakai toner dan emulsion, sedangkan untuk malam hari baru kamu pakai krim ini :)

Untuk tambahan serum Vitamin C, aku juga pakai produk OST Original Pure Vitamin C20 Serum.

Kemudian aku selalu sedia Miracle Eco Enzyme di meja kerja biar aku bisa semprot kapan aja. Air ini super ajaib banget, cocok buat aku yang punya wajah super sensitif. Aku bisa semprot 4-5 kali dalam sehari untuk menjaga kulit tetap sehat. 

Terakhir wajib juga pakai masker. Aku paling suka pakai masker Yadah, Dewytree, dan Qiansoto.

Setelah selesai perawatan, setiap malam hari aku selalu menekan titik-titik di wajah untuk melancarkan peredaran darah sehingga aura wajah lebih sehat dan wajah terlihat lebih awet muda. Kemudian pijat wajah menggunakan gua sha (untuk lengkapnya baca post ini), minimal seminggu 1 kali.
Ini titik yang selalu aku tekan setiap malam. Tekan selama 10-60 detik. Lakukan secara rutin untuk mendapatkan wajah yang sehat. Untuk perawatan menggunakan Gua Sha ini, aku sampai membeli dua alat Gua Sha, sehingga dipakainya bisa untuk kanan kiri hehe.

Biasanya setelah melakukan skincare, aku pakai make up tipis. Aku pakai Yadah BB Cream di foto ini buat hasil tampilan make up lebih glowy :D

Banyak yang tanya apakah perawatan kulit ini bisa untuk remaja, bisa untuk yang umurnya 20an, 30an, 40an? Kalau saran aku, saat kamu mencari skincare, carilah skincare yang sesuai type kulit bukan sesuai umur. Kenapa? Karena tiap orang kulitnya berbeda. Misalnya Mama aku, kulitnya sangat berminyak, udah umur 50-60 tahun kulitnya masih berminyak, beliau nggak bisa pakai produk anti aging yang biasanya sangat creamy dan lembab karena kulitnya langsung lengket. Padahal beliau harusnya pakai produk anti aging kan, karena kalau di iklan-iklan biasanya umur 50 tahun ke atas harus pakai produk anti aging. Tapi kalau nggak cocok gimana? Atau cerita lain lagi, aku punya temen yang masih remaja, tapi kulitnya kering, apakah wajib pakai produk remaja yang biasanya untuk kulit berminyak? Sama sekali nggak cocok. Kalau temen aku yang remaja itu kulitnya kering pakai produk untuk remaja yang biasa di iklan-iklan, bisa bikin kulitnya tambah perih dan kering (produk remaja biasanya diformulasikan untuk mengurangi minyak). Nah temen aku ini malah pakai produk untuk anti aging yang bisa bikin kulit keringnya lembab sehingga kulitnya nggak bermasalah. Maka itu cari skin care sesuai kebutuhan kulit. Kenali kebutuhan kulitmu. Jangan ikuti iklan atau trend! :D

Aku rekam secara singkat bagaimana biasanya aku melakukan perawatan :)