ShareThis

Kamis, 26 September 2013

Thursday's Tips 35 : 12 Ways to Be Happier - Cara agar lebih bahagia

Dalam minggu ini kita dapetin 2 kabar yang nggak terlalu menyenangkan. Mama temen kita meninggal dan salah satu saudara kita sakit kanker. Hidup memang sangat singkat, kematian memang nggak bisa terelakkan, sayang kalo nggak menjalani hidup dengah bahagia.
Thursday's Tips kali ini kita akan share 10 Ways to Be Happier ala My Lovely Sister :) :)

1. Tidur cukup. 
Tubuh kita ini memang diciptakan untuk tidur. Maka itu tidur yang cukup bener-bener wajib. Sesibuk-sibuknya aktivitas harian, tidurlah minimal 8 jam sehari di waktu yang sama setiap hari sehingga di pagi harinya tubuh terasa segar dan nggak capek. Memang kata 'tidur cukup' terdengar klise (baca : kata yg sering digunakan sehingga kehilangan keaslian maknanya). Tapi buat kita bener banget. Misalnya kebiasaan kita tidur jam 11 malam sampai jam 7 pagi, kemudian karena harus lembur atau ada kesibukan tertentu yang bikin kita tidur jam 1-2 pagi langsung badan rasanya nggak enak, emosi nggak stabil, dan capek banget saat bangun paginya. Yang paling telihat jelas adalah hitamnya kantung mata. Semahal dan sebagus apa pun eye krim yang kita pake nggak akan mempan untuk nolongin kantung mata yang gelap kalo tidur aja nggak cukup! :P Walaupun banyak orang yang mungkin udah terbiasa tidur cuma 3-4 jam sehari dan masih seger pada pagi harinya tapi lebih baik untuk kesehatan di masa depan tidurlah dengan cukup :)

2. Sarapan
Sarapan yang kita maksud di sini adalah sarapan rohani dan sarapan jasmani :) Di pagi hari lebih baik makan makanan yang nggak berat (lebih baik lagi minum jus/ buah segar) tapi kalo jus mungkin bisa bikin perut kamu nggak terbiasa, bisa dicoba makan roti atau makan sesuatu yang ringan. 
Untuk sarapan rohani biasa kita baca renungan dan baca alkitab. Seberapa pentingnya sarapan rohani sebetulnya? Buat kita ada satu kisah yang menarik.
Si sebuah majalah rohani ada kolom tanya jawab. Ada satu pertanyaan yang diajukan oleh pembaca: Kenapa kita perlu baca renungan harian? Aku juga nggak inget renungan yang aku baca minggu lalu. Sia-sia aja aku baca alkitab dan renungan. Kemudian orang-orang mulai mencoba membalas pertanyaan yang diajukan tersebut, dan akhirnya banyak jawaban yang terus bermunculan dan berdebat untuk membahas pertanyaan itu. Sampai akhirnya ada seseorang yang menjawab: Aku juga nggak inget sarapan yang aku makan setiap hari apalagi minggu lalu, tapi yang aku tau makanan itu yang bikin aku tetep sehat dan bisa hidup setiap hari.

3. Banyak tersenyum dan tertawa keras-keras. 
Untuk hal ini harus belajar dari anak-anak yang sering tertawa lepas XD. Senyuman bisa membuat hari kita lebih cerah dan senyuman yang diberikan ke orang lain bisa bikin orang tersebut harinya jadi cerah. Tertawa lepas juga bagus buat kesehatan dan mengurangi stres. 

4. Liburan
Liburan nggak perlu yang mahal dan keluar negeri. Cukup pergi ke tempat yang kamu suka dan bikin kamu lebih relax. Ajak keluarga atau teman buat mengisi hari liburan menjadi lebih seru. Foto ini diambil di Bali waktu kita lagi liburan dengan sepupu kita yang udah lama nggak ketemu :) Setelah liburan pikiran jadi segar lagi! Yay!

5. Lakukan hal yang kamu suka
Punya hobby bikin kita semangat dan lebih bahagia. Di saat hari lagi stress dan melelahkan kemudian waktu pulang ke rumah melakukan yang kita suka tentu akan bikin kita semangat. Kita punya banyak hobby, dari ngeblog, ngumpul dengan keluarga, nonton TV, wisata kuliner atau baca majalah semua bikin kita lebih happy. Salah satu hobby kita ngeblog yang bikin kita seneng karena bisa membagikan sesuatu buat orang lain. Diri sendiri bisa berguna buat orang lain adalah hal yang membahagiakan. Manusia memang makhluk sosial hehe :D

6. Tidak berhenti belajar
Anak-anak itu punya rasa ingin tahu terhadap sesuatu yang sangat besar. Menurut kita rasa ingin tahu menuntun kita buat belajar sesuatu lebih banyak. Misalnya untuk kita sendiri kita suka make up, dan setiap kali ada make up yang kita suka dan baru, langsung ada keinginan untuk pengen tahu gimana biar bisa make up-an seperti itu. Alhasil kita jadi cari tahu dan jadi belajar yang baru kan hehe :) Masih banyak hal lainnya, hanya berawal dari rasa ingin tahu kita jadi belajar sesuatu yang baru. Setelah mendapatkan ilmu baru, sebagai manusia kita akan lebih merasa puas dan bangga terhadapan pencapaian diri kita. 

7. Perbanyak makan buah dan sayuran
Penelitian sudah membuktikan sayur dan buah akan bikin hidup lebih sehat dan bahagia :
"On days when people ate more fruits and vegetables, they reported feeling calmer, happier and more energetic than they normally did." 
Jadi kenapa nggak makan buah dan sayur lebih banyak? ^^

8. Friendship
Punya sahabat baik itu anugrah luar biasa. Saat masalah datang dan pergi temen baik masih tetep ada di samping kita, orang yang bisa kita hubungi dan kita cari setiap saat. Sebagai manusia saat kita punya masalah dan bisa curhat dengan sahabat, perasaan kita akan jadi jauhhhhh lebih baik dan semangat. Misalnya ketika patah hati, paling gampang langsung telepon temen baik kita dan nangis menjadi-jadi. Kemudian temen baik kita cuma meluk kita dan menghibur kita tanpa menghakimi. :) :)
Tapi menurut pengalaman kita selama menjalani hidup ada kalanya kita nggak bener-bener punya temen baik, atau temen baik harus pindah jauh dari tempat kita. Ada satu hal yang selalu kita ingat, kita masih punya temen baik yang nggak akan pernah hilang dalam hidup kita, Tuhan Yesus. Tempat kita curhat dengan puas tanpa peduli ruang dan waktu :D

9. Memberi
Peribahasa lebih baik daripada menerima udah sering kita denger. Saatnya peribahasa itu dipraktekan! Dari kecil kebiasaan memberi bukan bagian dari hidup kita, tapi setelah makin bertumbuh dewasa kita belajar memberi itu indah. Ada cerita unik buat kehidupan kita tentang hal ini.
Suatu hari aku (Ai Ni) pengen banget beli eyeshadow make up seharga Rp. 300.000. Waktu itu aku baru awal-awal kerja dan gajinya nggak sampe 2 juta. Gajinya cuma cukup untuk makan sehari-hari dan pulang pergi naek kendaraan umum ke tempat kerja yang jauh dari rumah. Di tabungan aku ada sekitar Rp. 1.000.000 dan udah ditabung berbulan-bulan. Jadi eyeshadow seharga Rp. 300.000 itu berat banget buat dibeli. Sebetulnya aku dan Eve nabung pelan-pelan pengen buat beli mobil, pengen bisa ikut persekutuan gereja yang pulangnya malem jam 10.00 karena kalo naek angkot serem juga.

Dalam masa-masa itu ada salah satu temen Eve yang nggak cukup punya uang untuk lanjutin kuliah, Papa nya yang supir angkot penghasilannya nggak bisa bantuin dia untuk bayar uang kuliahnya. Dan temen itu mau pinjam uang ke Eve Rp. 1.000.000 (uang itu nggak tau kapan dikembaliin mengingat kondisi temen Eve saat itu lagi susah.) Kemudian Eve yang juga nggak punya banyak uang ngomong ke aku, "temenku mau pinjem uang". Tiba-tiba ada suara dari Tuhan yang bilang dengan lembut :"Kamu kan punya tabungan Rp 1.000.000. Kamu kasih aja dia uangnya, jangan dipinjemin."
"Apaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!" (dalam hati tentunya).
"Kesian loh dia harus ngumpulin duit Rp. 1.000.000 buat balikin utangnya ke kamu. Dia masih kuliah dan Papanya supir angkot, berat buat dia ngutang Rp 1.000.000."
"Tapi aku mau beli eyeshadow aja nggak ada uang dan uang tabunganku kan udah aku kumpulin lama Tuhan mau beli mobil, Tuhan kan tau kalo ngumpulin uang untuk beli mobil dengan gaji segini mana bisa cukup, padahal tiap hari aku hemat-hemat makan yang paling murah di kantin! Sekarang aku harus kasih tabunganku segala!" Aku terus ngomel-ngomel sama Tuhan.
"...." Tuhan cuma diem dan nggak banyak komentar.
___________________
Jujur 100% aku ngerasa kesian sama temen Eve, di satu sisi, aku nggak rela kasi uang tabunganku. Tapi ya udah akhirnya dengan 'bercucuran air mata' aku bilang ke Eve pake aja duitku dan kasi ke dia nggak usah dibalikin. Setelah itu aku lega luar biasa karena rasanya ada beban hilang dari pundakku, aku juga udah nggak pengen beli eyeshadow lagi.

Setelah kejadian itu beberapa waktu, kemudian nggak ada hujan nggak ada angin (baca: aneh dan mustahil banget) tiba-tiba Nenek-ku yang tiap hari ngeliat aku dan Eve naek angkot bilang Beliau mau beliin kita mobil. Padahal uang tersebut merupakan uang tabungan terakhir di masa tuanya. Tentu aja kita nggak mau, tapi dia maksa dan kasi kita mobil. Sejak hari itu kita kalo kerja boleh naek mobil dan bisa ikut persekutuan gereja yang pulangnya malem.
Aku dan Eve cuma bisa bengong. Terheran-heran dengan cara Tuhan bekerja.

Kita berusaha belajar lebih banyak lagi tentang memberi (pelajaran hidup yang susah :P). Walaupun saat kita memberi belum tentu kita mendapatkan sesuatu, tapi satu hal yang kita percaya :
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Mazmur 126:5 :)

10. Exercise
Kita termasuk bukan orang yang rajin olah raga, tapi kalo lagi senggang di rumah, kita suka lari-lari di tempat atau gerak-gerak sedikit. Dan kalo sempet waktu liburan pergi berenang XD. 


11. Ambil waktu tenang untuk diri sendiri.
Hindari TV, internet, gadget, atau apa pun. Apalagi kita yang tinggal di jaman teknologi, waduh setiap hari dikit-dikit liat FB, cek BBM, nonton TV, internetan, dll. Hal-hal tersbut kadang-kadang bisa bikin overload.
Luangkan waktu dengan diri sendiri setidaknya 5-10 menit untuk menikmati indahnya hari dan kebaikan Tuhan dalam hidup. :D :D

12. Menolong orang lain.
Menolong orang lain bisa membuat kita merasa diri kita berarti dan hidup kita berguna buat orang maka itu kita akan lebih bahagia.
Ini adalah salah satu anak murid kita di pelatihan masyarakat. Jadi setiap sabtu selalu ada kegiatan belajar mengajar anak-anak yang kurang mampu di area tempat mereka tinggal (bisa di liat fotonya di sini, mereka tinggal di area kuburan!). Anak di foto ini nggak pernah dateng ikut belajar, biasanya banyak anak-anak di sana sering males belajar, sampe kita paksa-paksa ayo belajar, tapi beberapa anak termasuk anak ini maunya main jadi kita sebelumnya hampir nggak pernah liat anak ini.
Suatu hari ada kegiatan bawa anak-anak ini nonton panggung boneka, siapa aja yang mau ikut boleh daftar. Anak di bawah ini juga ikut mau daftar dan pergi nonton panggung boneka. Setelah sampe di tempat nonton panggung boneka, kita baru perhatiin anak ini kakinya luka bernanah, keliatan dagingnya dengan jelas, pinggiran matanya juga robek, badannya kotor dan bau menyengat. Tapi sama sekali nggak ada tanda-tanda luka ini dibalut sama orang tuanya. Karena kita sebagai kakak-kakak pengajar nggak tega ngeliat anak ini (anak ini hampir nggak ngomong, ditanya apa-apa nggak jawab, jadi kita nggak tau kakinya kenapa, temennya bilang karena jatuh.) Kita langsung obatin dengan Betadine dan alkohol setelah acaranya selesai. Saat diobatin anak ini nggak nangis sama sekali. Cuma anteng ngeliatin dan sedikit meringis waktu digosok pake alkohol, padahal kita yang ngeliat lukanya aja udah bisa ngerasa luka ini pasti sakit banget apalagi dibiarin menganga kena debu dan tanah secara anak ini memang main di pinggir jalan.
Tapi tiba-tiba anak ini nangis ngeliat temen-temennya pulang sedangkan dia sendiri belum pulang karena kita lagi mau ngobatin kakinya dulu baru kita anterin pulang. Anak ini takut ditinggal sama temen-temennya makanya nangis tapi nggak takut sakit sama lukanya yang menganga itu haha.
Terus kita peluk anak ini, ajak ngomong, ajak bercanda, elus-elus kepalanya dan ngomongin kalo kita mau obatin dulu baru nanti kita anter pulang. Anak ini cuma diem dan terisak-isak karena takut temen-temennya udah pada pulang hehe :P

Setelah kejadian ini tiba-tiba di minggu-minggu berikutnya anak ini udah mau ikut di kegiatan belajar di hari sabtu. Baru ketahuan anak ini udah SD kelas 1 tapi belum bisa nulis sama sekali dan ngomongnya pun lambat. Tapi setidaknya anak ini udah sering muncul setiap sabtu untuk belajar hehe XD Senangnya.
Meluangkan waktu untuk anak-anak ini nggak gampang, karena anak-anak ini bandel, susah diajar, sering ngomong kasar karena lingkungan mereka seperti itu. Kalo hari Sabtu rasanya sering males harus pergi ke tempat mereka, enaknya pergi nonton di mall atau santai seharian di rumah :P Tapi walaupun begitu setiap kali ada kejadian yang seperti ini, ada anak yang tadinya nggak mau ikut kegiatan belajar jadi mau belajar bikin perasaan kita jadi lega dan enak :)) Menolong orang walaupun kecil tapi efeknya buat kita sendiri besar :D

Apa tipsmu agar tetep bahagia? Ayo dibagikan! XD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar