ShareThis

Kamis, 25 Desember 2014

Merry Christmas 2014



Kita ketemu cerita di Google. Lupa dari mana, udah lama banget...

Amerika 1807...
Seorang pria kulit putih ke pasar budak. Dia melihat seorang wanita kulit hitam diikat dan dilelang di pasar budak itu. Wanita itu begitu galak dan buas, ia mengumpat semua orang yg ada di sekitarnya. Berusaha menendang dan mencakar orang yang hendak membelinya.

 Pria tadi datang ke penjualnya dan berkata: "Aku hendak membeli dia". Terjadi tawar menawar harga, dan kesepakatan terjadi... Wanita itu terjual.

Pria itu mengambil tali pengikat wanita tersebut dan membawanya pulang. Walaupun wanita itu meronta dan terus mengumpat...
Sampai di rumah, sang pria menulis sesuatu di kertas dan kemudian melepaskan tali pengikat wanita hitam itu.

Ketika tali itu terlepas, sang wanita bertambah buas dan berusaha menyerang. Tapi pria itu berkata: "Tenang. Kamu tidak usah marah, ini aku sudah buatkan surat bebas. Kamu sekarang bukan budakku, maupun budak org lain. Kamu adalah org bebas. Silahkan kamu pergi sesuka hatimu."

Lalu pria itu meninggalkan dia.
Wanita hitam itu diam memandang surat bebasnya, tiba2 ia menangis dan mengejar pria kulit putih itu. Ia tersungkur di kakinya dan berkata: "Tuan, aku mau ikut engkau...Aku mau mengabdi padamu, kusobek surat bebasku. Jadikan aku budakmu, bila aku berkeliaran, pasti ada orang jahat yang akan menangkap aku dan nasibku akan sama terulang lagi di pasar budak itu.. Dan mungkin aku tidak akan bertemu Tuan lagi.. ".

Kita suka cerita ini, karena wanita kulit hitam itu sama seperti kita, dulu kita berdua 'galak, buas, menendang, mencakar' dalam kehidupan lama kita yang nggak jelas dan berantakan. Kita berdua sama-sama orang berdosa, yang tidak dapat ditebus dengan apa pun bahkan sebaik apa pun perbuatan kita.

Kemudian Tuhan datang dalam kehidupan kita berdua yang berantakan. Setelah sadar bahwa kita telah dibeli oleh Tuhan Yesus dengan darahnya yang mahal dan kasih tanpa syarat, Tuhan nggak pernah memaksa kita untuk ikut dia, tapi kita sendiri sadar kalau kita nggak ikut Tuhan Yesus, hidup kita akan kembali seperti dulu lagi. Maka itu kita berdua jatuh cinta dengan Pribadi-Nya yang telah memikat kita dengan cintaNya.

Tuhan kami mau ikut engkau, karena kalau bukan Engkau hidup ini akan mengerikan, kalau bukan Engkau kami ini bukan apa-apa...

Thank You Jesus :)
Merry Christmas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar