ShareThis

Kamis, 14 Mei 2015

Thursday's Tips 100 : Tips memilih kamera untuk pemula

Ini adalah salah satu post yang udah lama kita mau buat, tapi baru kesampaian buatnya. Post tentang gimana cara memilih kamera untuk pemula. Di post ini kita nggak akan kasih tahu jenis kamera apa yang kamu harus beli atau model terbaru apa, karena setiap tahun selalu berubah-rubah type dan jenisnya. Lagipula apa yang bagus tahun ini belum tentu bagus untuk tahun depan. Tapi kita akan kasih tips secara garis besar sehingga kamu bisa memilih kamera sesuai kebutuhanmu. 

Ada 3 jenis kamera yang saat ini paling laris manis beredar di pasaran yaitu DSLR, mirrorless, dan point-and-shoot (compact camera). Ini perbedaan ketiga kamera tersebut

1. Point-and-shoot (compact camera)
Kamera ini nggak bisa diganti-ganti lensanya. Dulu kita pertama kali beli kamera yang seperti ini karena harganya murah, dan kita nggak berpikir bahwa kita butuh kamera yang canggih-canggih, pokoknya yang penting bisa motret aja udah cukup. Bentuknya ringan dan gampang simpen di kantong tapi yah itu nggak bisa diganti-ganti lensanya. Padahal lensa yang bisa diganti sangat penting banget buat kamu yang serius sama fotografi.

2. Mirrorless
Kamera ini sering disebut sebagai masa depan kamera DSLR. Walaupun kamera mirrorless baru muncul nggak lama, tapi udah banyak peminatnya karena dia ringan dan cukup canggih untuk memotret dengan hasil yang bagus, bahkan banyak profesional yang mengganti kameranya dari DSLR dengan Mirrorless. Ini yang kita beli setelah beli compact camera, karena ringan, praktis dibawa-bawa, dan yang paling penting lensanya bisa diganti-ganti.

3. DSLR
Kamera ini adalah kamera yang biasanya dipakai oleh profesional, hasil kualitas gambar sudah tidak perlu diragukan lagi, tapi salah satu kelemahannya adalah lumayan berat. Apalagi yang harganya mahal karena untuk profesional ditambah lensanya yang panjang jadi berat banget. Tapi koleksi lensanya sangat lengkap, sedangkan koleksi lensa mirrorless masih terbatas.

Ini yang kita punya DSLR Sonya Alpha 77, Olympus EPL 3, dan Canon Ixus 1000 HS.
Hampir 70-80% kita masih foto pakai Olympus EPL 3 yang kita beli tahun 2012. Pernah kita buat postya di sini.

Kalau kamu memang mau serius dengan fotografi, saran kita beli kamera yang lensanya bisa diganti, antara DSLR atau mirrorless.

Kenapa lensa itu penting? Untuk foto biasa mungkin nggak terlalu terlihat bedanya. Sebagai contoh ini adalah perbandingan lensa Olympus M 14-42 mm F 3.5-5.6 dan Olympus M 45 mm F 1.8 di kamera Olympus EPL3. 
Lensa Olympus M 14-42 mm F 3.5-5.6 ini sepaket waktu kita beli kamera. Tapi kita hampir nggak pernah pake lensa ini. Karena lensa ini biasa banget. Di perbandingan foto di bawah ini sama sekali nggak kelihatan bedanya.

Tapi akan beda di bokeh atau blurnya. Nah ngaruh banget kan bedanya, yang M 45 mm F 1.8 akan bikin blur yang cantik dan bokeh yang keren. yang lensa paketan biasa banget.
Tapi lensa yang dapet dipaketan (Olympus M 14-42 mm F 3.5-5.6) itu memang udah sepaket kalau beli kamera mirrorless jadi pasti dapet lensa kitnya waktu beli. Waktu beli kamera sering ditawarin juga cuma tambah sekitar 1-2 juta dapet 2 lensa kit, saran kita mending simpen 1-2 juta nya untuk beli lensa yang lebih baik. Jangan tergiur dengan lensa kit.

Kemudian kita punya juga lensa Sony 100 mm F 2.8 Macro, sebenernya kamera dan lensa ini dikasih. tapi kita jarang foto pakai kamera dan lensa ini, karena walaupun hasilnya memang lebih jernih tapi DSLR ini berat, jadi repot dibawa kemana-mana. Tapi kamera dan lensa ini bagus banget buat foto orang dan makro.

Lensa Sony 100 mm F 2.8 Macro bisa foto sampai sedetail ini untuk foto anting (kalau kamu suka anting unik ini bisa beli di sini).

 Sedangkan kalau dengan lensa bukan makro hasilnya seperti ini. Lain banget kan hasilnya.

Contoh lain dengan lensa makro 100 mm F 2.8 untuk cincin. Hasilnya cincin bisa terfoto sampai detail dan blurnya juga bagus.

Sedangkan ini untuk foto orang. Bokeh dan blurnya bikin gambar jadi dreamy. Ini karena lensa makro 100 mm F 2.8 tersebut :)

Jadi saya harus beli kamera yang type apa? 
Kita nggak akan sebut type, tapi saran kita adalah beli semahal yang budget kamu bisa beli, karena kita punya budget Rp 5-6 juta jadi kita beli yang mirrorless Olympus EPL 3 (sekarang udah nggak ada lagi type ini karena udah jadul hehe).
Tapi ingat selain kamera kamu harus punya budget juga untuk lensa. Lebih baik beli kamera yang biasa tapi investasi di lensa yang bagus dan mahal. Karena kamera setiap tahun muncul type baru, tapi lensa cukup abadi dan bisa dipakai lama. Bahkan kalau kamu mau upgrade kamera, kamu masih bisa pakai lensa yang sama.

Ada begitu banyak merk saya harus pilih yang mana?
DSLR merk yang terkenalnya adalah Canon dan Nikon. Dua merk ini bagus, kita belum pernah punya kedua DSLR ini tapi bagus mananya itu benar-benar pertanyaan yang mustahil dijawab karena orang yang pakai Canon bilang Canon bagus, orang yang pakai Nikon bilang Nikon bagus, ada juga yang udah pakai Canon puluhan tahun terus pindah ke Nikon, begitu juga sebaliknya.

Untuk Mirrorless yang saat ini terkenal dan bagus adalah Sony, Olympus, Samsung, dan Fuji. Yang kita punya adalah Olympus. Karena waktu kita beli di tahun 2012, merk lain belum terkenal dengan kamera mirrorless nya kemudian setelah tahun lalu dan tahun ini perusahaan kamera lain berlomba-lomba untuk membuat kamera mirrorless.
Tapi kalau kamu ngeblog dan suka foto selfie saran kita beli yang layarnya bisa diputar seperti ini. Walaupun simple tapi ini sangat ngebantu (ini adalah mirrorless Sony Nex 5T).

Mirrorless atau DSLR?
Buat kita, kalau uang bukan masalah kita akan beli mirrorless dan DSLR.
Kita butuh DSLR karena dapat menghasilkan foto yang kualitas gambarnya aduhai dan lensanya juga banyak, sedangkan mirrorless lensanya terbatas pilihannya.
Tapi kalau mau keluar rumah, ngumpul-ngumpul dengan teman, kita males banget harus bawa-bawa kamera dan lensa yang berat. Kita lebih suka bawa mirrorless karena ringan dan praktis.
Jadi punya mirrorless dan DSLR penting banget.
Tapi kalau uang jadi masalah, kita akan pilih mirrorless aja hehe.

Jadi kalau uang bukan masalah kamu akan beli kamera yang mana?
Yang jadi inceran kita saat ini adalah DSLR Canon EOS 5D Mark III dengan lensa
Canon EF 50mm f/1.2L USM Lens
Canon 85mm f/1.2 L II 
Untuk mirrorless kita akan beli Sony a7R Full Frame Mirrorless Camera dengan lensa
Sony Sonnar T* FE 55mm f/1.8 ZA Lens

Lalu apakah kamera yang mahal akan menjanjikan hasil foto yang bagus?
Foto yang bagus itu didapatkan dari praktek dan belajar setiap hari. Kalau kamu mengandalkan kamera untuk mendapatkan hasil yang bagus aja sama sekali bukan jawabannya. Kita banyak lihat di internet banyak fotografer hebat ditantang hanya motret dengan kamera HP, tapi hasilnya juga bisa bagus. Ada juga orang yang bukan fotografer tapi pake kamera paling canggih, hasilnya sama sekali biasa banget. Maka itu kamera bagus bukan berarti bisa dapetin foto bagus. Memang kamera bagus bisa membantu mendapatkan gambar yang lebih jernih dan bersih tapi sama sekali nggak bisa membuat nilai seni foto itu sendiri. Karena kamera cuma alat. Seperti komputer. Hasilnya tergantung si pemakainya.

Satu hal lagi banyak yang beli kamera karena mega pixelnya, tapi sebetulnya yang paling penting juga adalah sensornya, dengan sensor yang baik hasil potret lebih jernih.

Note :
Seperti yang kita bilang bahwa kita bukan fotografer profesional, dan yang kita infokan adalah berdasarkan pengalaman sehari-hari diri kita sendiri :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar