ShareThis

Senin, 13 Juli 2015

Tanya My Lovely Sister 10 : Online Shop

Untuk minggu ini, kita akan update post yang udah lama nggak di update juga tentang "Tanya My Lovely Sister". Pertanyaan ini merupakan pertanyaan dari Dilla (shopforcheapo.blogspot.com), karena pertanyaan ini juga banyak banget ditanya oleh pembaca lain dan kita nggak mungkin jawab satu-persatu, jadi kita buat aja blog post nya di sini sekalian hehe. Jadi buat kamu yang pengen tahu bisa baca di post ini :)



Aku merasa mylovelysister.com itu one stop beauty store karena lengkap banget dan belanjanya pun mudah karena sudah terintegrasi di web.. awalnya gimana sih toko mylovelysister.com bisa kebentuk? Memang cita-cita kalian punya toko kosmetik atau iseng-iseng aja awalnya? :)
Iya pada awalnya kita memang cuma iseng-iseng, sama sekali nggak pernah bercita-cita punya olshop segala. Dulu cuma jualan di sms dan FB, tapi karena repot utk balesin setiap ordernya jadi kita memutuskan utk buat web aja. Sampai saat ini memang masih terima order by sms, tapi untuk yang belanja di web ada kelebihan khusus karena mereka bisa dapetin member dan dapet diskon menarik^^

Asyik bangeet dari coba2 jadi sukses gini.. :D nah pasti banyak nih anak muda yang masih ragu untuk buka usaha juga seperti kalian.. kira2 kalian ada tips gak kira2 apa aja yang perlu disiapin untuk memulai suatu usaha atau menjadi entrepreneur?
Ada satu usaha,yaitu nekat hehe^^. Kalau mau buka usaha pasti banyak perhitungan, laku nggak ya, kalau nggak jalan gimana? Kalau udah repot-repot ternyata sama sekali nggak ada yang beli gimana? Sebagai orang yang baru mau memulai sesuatu biasanya kita banyak diliputi keragu-raguan dan khawatir. Makanya butuh yang namanya nekat. Apalagi sekarang dalam bisnis online nggak perlu pakai modal banyak. Cukup ada gadget aja.
Kita nggak punya tips apa-apa. Tapi kita punya prinsip dalam apa pun termasuk untuk memulai suatu usaha yang pasti berdoa dulu, nanti Tuhan akan terus kasih jalan, menemukan kita dengan orang-orang yang tepat sampai akhirnya usaha kita berkembang. Kalau memang tujuan kita bekerja untuk memberkati orang lain, pasti Tuhan akan terus bersama kita.
Kemudian satu hal lagi yang penting, namanya kerja apa pun harus tekun dan sabar, setiap kesuksesan pasti ada kerja keras di belakangnya. Kita mungkin nggak lihat seberapa orang kerja keras di belakangnya, yang tahu orang itu sukses aja. Padahal orang sukses membangun kesuksesan dari kerja keras, orang yang nggak tahu mikir orang tersebut beruntung.
Maka itu kesabaran dan ketekunan sangat penting. Ada saat tertentu bisnis  macet, sepi, atau ketemu pembeli yang nggak sabaran dan memaki-maki atau bahkan ketemu masalah lain. Kemudian ngelihat bisnis orang lain kok lancar banget. Hati bisa nggak beres, kalau udah nggak beres, rasanya pengen quit aja. Tapi kalau tetap sabar, percayalah pasti masalah pergi dan kita bisa mendapat pengalaman baru.

Apa kalian sendiri pernah mengalami jatuh bangun dalam menjalani usaha mylovelysister.com? Atau usaha2 sebelum mylovelysister.com ini mungkin?
Kita sama sekali nggak ada background bisnis, nggak ada pengalaman sama sekali tentang cara jualan. My Lovely Sister usaha pertama kita. Sampai saat ini kita masih nggak jago bisnis, kita nggak berani sebut diri kita sebagai entrepreneur. Semua yang kita lakukan hanya karena anugerah aja, Tuhan masih mempercayakan kita mengelola bisnis-Nya. Kita selalu ingetin diri sendiri, kita ini bukan siapa-siapa, nggak bisa apa-apa. Tuhan bossnya. Kita cuma bendahara yang mengelola. Kalau Tuhan masih mempercayakan My Lovely Sister ini 100% anugerah bukan karena kita bisa karena kalau Tuhan lepas tangan, kita nggak bisa apa-apa. Mungkin memang kesannya berlebihan, tapi memang kita akui, kita bukan dari latar belakang orang pinter atau orang yang hebat. Ngomong sama orang aja suka gemeteran, apalagi jualan. LOL.

Ada gak tokoh yang jadi inspirasi kalian sebagai entrepreneur?
Nggak ada yang khusus, tapi kita selalu terinspirasi dari semua orang yang mau bekerja keras, dari pedagang kaki lima yang selalu setia jualan di depan rumah sampai orang hebat yang membangun bisnisnya dengan luar biasa semua jadi inspirasi kita.^^
Ada seorang pengusaha yang cerita tentang Office Boy di kantornya, walaupun gajinya nggak seberapa tapi dia terus dengan setia ngumpulin gajinya setelah kerja lama di perusahaan tersebut untuk modal buat warung bersama istrinya, jadi nanti kalau udah pensiun dia masih ada kerjaan. Walaupun kerjaannya Office Boy, tapi anaknya udah kuliah semua. Kemudian pengusaha tersebut cerita lagi, ada juga manager yang kerja di kantornya, gajinya besar belasan juta, tapi harus selalu bersembunyi kalau akhir bulan karena dikejar-kejar tukang kartu kredit. Manager ini walaupun gajinya besar tapi pengeluarannya juga besar, kalau ada HP model baru, tas baru langsung beli. Sama sekali nggak ada perhitungan apa pun. Akhirnya manager tersebut keluar dari kantor si pengusaha karena malu dikejar-kejar tukang kredit.
Cerita-cerita seperti tokoh Office Boy tersebut yang banyak mempengaruhi dan jadi inspirasi kita.

Terus kalian kan jalanin usaha ini berdua ya, nah itu ribet gak sih atau sering ada beda pendapat gitu? Kalau ada gimana cara kalian ngatasinnya? Terus ada pembagian tugas khusus gitu gak atau go with the flow aja? :)
Awalnya mulai usaha ini, banyak banget beda pendapat. Apalagi baru mulai, istilahnya baru dari bayi dan kita sama sekali nggak ada pengalaman atau orang yang jadi panutan. Kita cuma mulai usaha ini dengan tanya Tuhan, waktu mulai ini kita doa sama Tuhan, “ Tuhan, Kamu pengen kita buka toko atau nggak? Kalau memang jalanMu biar Engkau yang buka setiap jalan. Kalau bukan tutup saja jalannya, jadi kita nggak salah jalan” Sampai hari ini terus My Lovely Sister masih ada karena kita percaya Tuhan yang buka jalan buat kita.
Tapi walaupun begitu bukan berarti terus nggak ada masalah sama sekali, beda pendapat malah buat kita saling belajar, dan dapat pikiran-pikiran pendapat baru. Kita percaya pendapat dua orang lebih baik daripada satu hehe^^  Kita juga belajar dengan beda pendapat kita belajar lebih banyak mengalah dan saling mengerti satu sama lain.
Untuk pembagian tugas, memang ada pembagiaannya, tapi lebih sering go with the flow aja :D

Selain kosmetik dan perlengkapan wanita, di mylovelysister.com kan juga nyediain brownies yah, itu konsepnya bagus banget deeh ketata banget dari konsep dan marketingnya.. boleh sharing gak awalnya kepikiran buat bikin brownies dari mana sih? Terus pematangan konsep sampai akhirnya produk dipasarin itu berapa lama?
Pertama buat brownies dari pertengahan tahun lalu, kita cuma coba-coba belajar buat kue dari internet, salah satu yang kita buat brownies. Kemudian kita bawa ke temen-temen, waktu temen-temen cobain mereka bilang enak. Jadi kita pikir untuk mencoba mulai usaha brownies dan blondies. Untuk dapetin resep yang sekarang ini kita coba belasan kali lebih. Pada awalnya sering banget gagal untuk dapetin rasa yang kita mau sampai rasanya mau nangis hehe. Tapi modal kita seperti yang kita bilang cuma nekat sampai akhirnya bisa usaha ini juga :D Setelah akhir tahun lalu baru kita berani mulai menjual brownies dan blondies.
Kemudian untuk konsepnya, kita pengen style design produk dengan style kita, feminine, vintage, dan cute. Jadi kita berdua berpikir gimana biar packagingnya juga menggambarkan style kita :D

Gimana pendapat kalian soal industri kreatif dan prospek pasar di Indonesia saat ini?
Wawww, sangat waw banget, banyak banget muncul produk home made yang kreatif-kreatif. Dalam bidang kecantikan kebanyakan seperti lip balm, masker, scrub lagi booming banget. Dari sini kita bisa melihat orang Indonesia sangat kreatif. Kita bangga banget dengan semua karya bangsa. Bangsa kita punya daya kreatif yang sangat mengagumkan^^ Untuk pasar, karena Indonesia ekonominya juga semakin membagus, kita bisa melihat kreativitas jadi ikut terdukung.
Kita percaya produk-produk tersebut suatu hari akan Go International dan bisa membawa nama baik bangsa.

Yang terakhiiirrr.. kalian lebih pilih jual produk bikinan sendiri dengan modal besar dan resiko gak laku, atau jual produk import yang udah pasti laku dengan modal super minim (contohnya sebagai reseller dropship)?
Kita waktu mulai jualan nggak ada modal, boleh dibilang modalnya 0. Modal kita cuma berupa gadget yang kita beli pakai gaji sendiri. Pertama beli gadget juga nyicil dari gaji tiap bulan di kantor. Untung bisnis online sekarang nggak perlu pakai modal barang, awalnya bisa dimulai reseller dropship. Tapi setelah berkembang baru bisa mulai stock barang. Menurut kita kalau langsung stok semua barang padahal kita belum ngerti mana yang laku mana yang nggak, akhirnya akan membuat banyak sisa stok barang yang menimbulkan kerugian.
Kita percaya mau modal besar atau modal kecil, yang penting modal usaha sendiri, akan membuat usaha jauh lebih sukses. Banyak orang yang mau berusaha belum ada pengalaman kemudian langsung mau coba usaha besar dengan modal pinjaman menurut kita resikonya agak berbahaya, karena untuk memulai usaha, pengalaman sangat penting :)

Yang terakhir dari yang terakhir.. kkk ada saran gak buat generasi muda Indonesia secara general?
Percaya sama diri kamu sendiri bahwa Tuhan menciptakan kamu untuk sebuah tujuan. Mungkin saat ini kamu belum kelihatan tapi percaya Tuhan punya rencana besar dalam hidupmu.
Selain itu penting juga untuk terus fokus pada kebutuhan orang lain dan sesama, karena biasanya anak muda itu selalu melihat dirinya sendiri, selalu berpikir aku yang paling penting, aku yang paling harus diperhatikan, aku, aku, dan aku. Makanya yang sering galau anak muda, karena fokus anak muda selalu ke diri sendiri. Tapi ketika kita fokus ke orang lain, kita bisa melihat banyak hal yang kita bisa bantu untuk orang lain. Bahkan saat masuk ke dunia kerja pun, anggap pekerjaanmu sebagai pelayanan terhadap masyarakat. :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar