ShareThis

Kamis, 26 November 2015

Thursday's Tips 113 : Tips agar rambut mengembang tidak terlihat terlalu tebal



Waktu kita baca post 14 Things Only Girls With Thick Hair Will Understand kita senyum-senyum sendiri, karena semua yang dibilang bener banget. Kita memang punya rambut yang tebal dan susah diatur, ternyata setelah kita buat post tentang tips mengatasi rambut mengembang di sini, banyak yang minta kita untuk membahas rambut lagi. Kita baru sadar banyak yang rambutnya juga tebal dan susah diatur seperti kita, dan punya masalah yang sama. Maka itu di post kali ini kita kasih beberapa ritual tips yang penting untuk yang rambutnya, tebal, frizzy, rapuh, dan susah diatur. :D

1. Potongan rambut.
Usahakan agar rambut sepanjang bahu atau lebih panjang lagi. Untuk rambut yang megar dan susah diatur, buat kita sendiri lebih baik panjang, karena kalau pendek rambut mengembang akan semakin terlihat mengembang. Sedangkan apabila rambut panjang, maka rambut akan terlihat nggak semegar rambut pendek. Waktu SMA Ai Ni pernah dipotongin rambut sama orang yang baru belajar, dia potong kependekan, pendek sampai ke arah kuping dengan layer. Karena itu rambutnya langsung mengembang banget ke atas, seperti pakai topi jamur yang besar >.< maka itu sampai saat ini kita berdua rambutnya selalu bahu ke bawah. Eve pernah potong rambut pendek banget juga, tapi dengan satu syarat, rambutnya harus benar-benar dicatok dengan benar setiap hari sebelum keluar rumah.

2. Jangan menyisir rambut saat rambut basah.
Sebetulnya saran ini nggak cuma untuk rambut megar saja, tapi untuk semua type rambut. Saat dalam kondisi rambut basah, rambut lebih rapuh sehingga apabila disisir bisa membuat rambut mudah patah dan pecah-pecah. Tunggu kering, aplikasikan sedikit serum rambut, baru sisir. Disisir sebelum keramas pun boleh banget, agar rambut tidak kusut setelah keramas.

3. Olive oil is your best friend.
Apabila rambutmu benar-benar tebal dan mengembang, campurkan setengah sampai satu sendok makan olive oil dengan conditioner setiap kali keramas. Olive oil akan membuat rambut lebih lembab sehingga rambut nggak terlihat frizzy dan kadatambah megar. Cara ini selalu kita lakukan setiap kali keramas. Biar kita ingat, kita selalu meletakkan olive oil yang udah dipindahkan ke botol sabun bekas di kamar mandi, sehingga setiap kali keramas kita selalu ingat menggunakan olive oil.

4. Gunakan sisir yang berbentuk seperti 'sikat oval'.
Buat kamu yang rambutnya tebal biasanya pasti lebih jarang lepek, maka itu nggak perlu setiap hari keramas, cukup 2-3 hari sekali, minyak alami pada rambut akan membuat rambut terlihat lebih lembut dan tidak frizzy. Agar minyak di kepala terdistribusi sampai ujung bawah rambut, gunakan sisir yang bisa mendistribusikan minyak alami pada kulit kepala tersebut, yang biasanya kita gunakan adalah sisir seperti ini. Apabila kamu belum terbiasa mencuci rambut 2-3 hari sekali, gunakan dry shampoo. Sejak kita pakai dry shampoo ini, teman-teman kita semua juga jadi 'tertular' kecanduan pakai dry shampoo :P

5. Belajar ilmu mencatok
Karena rambut tebal itu kelihatannya sangat berantakan dan akan jadi pusat perhatian apalagi kalau cuma disisir aja setelah bangun tidur maka perlu belajar 'ilmu' mencatok rambut. Kenapa kita bilang jadi pusat perhatian? Kita waktu remaja nggak ngerti yang namanya mencatok rambut, jadi kalo ke sekolah biasanya dengan rambut cuma di sisir, dan biasanya yang punya rambut sama dengan kita pasti tau, orang-orang (baca: temen-temen sekelas+guru) akan komentar dengan rambut kita yang seperti singa. Setelah dewasa temen-temen kantor yang akan mulai berkomentar. Pokoknya ada aja yang komentar. Ada juga orang nggak kenal di jalanan yang tiba-tiba bisa nanya, pakai produk apa rambutnya kok tebel gitu :P (yup ini nggak dibuat-buat, tapi kisah nyata). Kita ngerti yang nanya begitu biasanya punya dua maksud, satu rambutnya tipis dan dia pengen punya rambut tebal jadi dia tanya, kamu pakai produk apa sih biar rambutnya tebal biar aku juga bisa punya rambut tebal. Untuk orang seperti ini kita maklumin, tapi ada orang yang tanya cuma karena pengen tahu, ngerasa rambut kita unik sehingga iseng langsung tanya. Nggak apa-apa juga sih sebetulnya, tapi kalau keseringan kadang-kadang bisa rasanya gimana gitu (dan biasanya memang sering LOL). Maka itu sejak belajar ilmu mencatok rambut kita udah mendingan, lebih mudah diatur. Memang nggak seindah rambut-rambut di iklan shampoo, tapi setidaknya lebih rapi XD

6. Warnai rambut.
Ini sih optional, nggak wajib. Tapi ilmu ini kita dapet waktu dulu ke salon. Salah satu stylishnya bilang biar rambut nggak terlihat terlalu tebal, warnai dengan warna unsur cokelat atau merah. Karena rambut berwarna memberikan ilusi rambut terlihat lebih ringan dibandingkan rambut hitam pekat. Kenapa cokelat atau merah? Karena warna tersebut lebih aman dibandingkan warna rambut dengan unsur kuning. Setelah 3-4 bulan diwarnai rambut dengan tone kekuningan akan membuat rambut terlihat rusak dan pecah-pecah :) Maka itu alasan Ai Ni selalu mewarnai rambutnya, dengan warna sedikit cokelat gelap, tapi biasanya setelah 4-5 bulan warna cokelatnya bisa berubah jadi lebih terang. Kalau kamu pengen lebih jelasnya, lebih baik konsultasikan dulu ke stylish di salon langgananmu warna rambut apa yang cocok denganmu^^

Saran kita terakhir, embrace you big hair, rambut tebal bukan sesuatu yang jelek, ucap syukur dengan rambutmu dan nikmati rambut pemberian Tuhan ini. Lebih baik punya rambut tebal daripada nggak punya rambut sama sekali kan :D


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar