ShareThis

Minggu, 08 Mei 2016

Tanya My Lovely Sister 13: Softlens apa yang cocok untuk pemula?

Kali ini kita membahas pertanyaan tentang sofltens yang sering banget ditanyain ke kita, kita rangkum pertanyan tersebut menjadi satu blog post^^

Apakah softlens yang kadar airnya tinggi lebih nyaman? Saya pernah denger yang kadar air tinggi nyaman, tapi justru ada yang bilang kalau kadar air tinggi malah membuat mata lebih gampang iritasi karena softlens tersebut akan menyerap cairan di mata kita?
Selama pengalaman beli softlens dan pakai softlens, kita udah coba beragam jenis softlens dari yang kadar air tinggi dan rendah. Menurut kita sama sekali nggak ada hubungan antara kadar air dengan kenyamanan saat memakai softlens. Kadang kita beli yang kadar airnya tinggi, dipakai malah nggak nyaman, ada yang kadar airnya rendah malah nyaman. Kadang malah sebaliknya. Jadi untuk pertanyaan ini kita akan jawab menurut kita nggak terlalu berpengaruh antara kenyamanan dan kadar air.

Mata saya kecil, tapi ingin pakai softlens yang diameternya besar? Apakah akan tampak aneh? Apakah muat di mata?
Mata kita kecil, diameter yang besar, muat di mata, dan kadang-kadang malah membantu membuat mata terlihat lebih 'pop' dan menarik. Tapi tergantung dari design softlensnya, kadang ada yang design softlensnya nggak terlalu cocok dengan kita sehingga membuat mata kita jadi terlihat aneh. Menurut kita bukan dari ukuran diameternya yang membuat sebuah softlens cocok dengan pemakai, tapi design dan motifnya.

Softlens apa yang nyaman dipakai untuk mata saya yang sensitif?
Mata kita ini sensitif, tapi kadang bisa sensitif banget, kadang nggak terlalu sensitif. Kalau lagi sensitif kita akan pakai yang merk Freshkon, Freshlook, atau merk Acuvue. Designnya nggak terlalu menarik dibanding softlens berwarna merk lainnya, tapi cukup membuat mata lebih hidup.
Berikut beberapa reviewnya.
Review Mosaic Velvet Blue by FreshKon
Softlens Freshlook Colorblends Honey
Softlens Freshlook Colorblends Grey

Berapa lama kita harus mengganti softlens yang sudah terbuka?
Biasanya dibungkus softlens akan diberi tahu apakah dipakai untuk 6 bulan, 1 tahun, 3 bulan, dll. Buat kita sendiri, apabila softlens tersebut sudah tidak nyaman dan sakit saat dipakai, itu saatnya mengganti softlens baru, walaupun masa berlaku softlensnya belum selesai. Jangan dipaksa untuk memakai softlens yang sudah tidak nyaman. Biasa untuk mata sensitif, softlens yang sudah dipakai sekitar 2-3 bulan sudah tidak terlalu nyaman walaupun dikatakan bisa untuk 6 bulan sampai 1 tahun.

Apakah merk cairan softlens harus sama dengan obat tetes, atau merk softlensnya sendiri?
Kita sendiri selama ini selalu pakai merk yang berbeda-beda dan nggak ada masalah. Lebih baik kalau kamu khawatir dengan matamu, konsultasi dahulu kepada dokter mata sebelum memakai softlens.

Saya baru pertama memakai softlens apa ada rekomendasi softlens yang bagus?
Kita nggak bisa kasih rekomendasi softlens yang cocok untuk semua orang, lebih baik cari reviewnya dulu sebelum membeli softlens. Kalau kamu nggak terlalu suka softlens yang terlalu berlebihan pilih warna transparant, hitam, cokelat, atau abu-abu yang soft. Kalau kamu suka yang lebih 'eye catching' gunakan softlens yang berwarna-warni terang. :)

Saya membeli softlens karena lihat teman saya pakai bagus, dan baca di internet orang lain pakainya cantik, tapi di saya kok nggak cocok? Mata saya malah jadi aneh.
Iya memang bisa begitu, softlens kaya baju, ada orang yang pakai baju type A bagus, tapi dipakai orang lain belum tentu cocok. Maka itu pilih softlens harus sesuai kebutuhan. Kita nggak ada tips untuk menemukan softlens mana yang cocok untuk setiap orang, tapi berdasarkan pengalaman kita, setelah beli dan cobain puluhan softlens pun kadang suka beli yang ternyata nggak cocok motifnya walaupun udah baca reviewnya di internet.

Warna softlens apa yang cocok dengan kulit gelap?
Umm, kalau kita bilang sih semua warna softlens cocok untuk semua warna kulit, tapi tergantung kepribadian orang masing-masing. Sepupu kita kulitnya gelap, tapi dia suka pakai softlens warna-warni seperti hijau, ungu, biru. Menurut dia, softlens warna-warni cocok buat kulitnya yang gelap. Sedangkan saat ke optik dan milih softlens, yang jual softlens selalu bilang, karena kulit kita nggak gelap, mau pakai warna apa juga cocok. Tapi buat kita sendiri, kita nggak terlalu suka dengan softlens yang warna-warni, apalagi softlens warna-warninya mencolok banget motifnya. Kita lebih suka yang abu-abu atau cokelat. Jadi kembali lagi ke style dan selera masing-masing.

Kalian paling suka softlens warna apa?
Kita suka warna natural seperti abu-abu dan cokelat, tapi paling suka warna abu-abu. Nggak tahu cuma perasaan atau nggak tapi abu-abu bikin kulit kita, terutama Eve yang agak cokelat jadi lebih 'cerah'. Sedangkan kalau softlens warna cokelat, dan kulit Eve juga cokelat jadi bikin kulit lebih kusam. Untuk Ai Ni, dia juga suka abu-abu karena bikin mata lebih berbinar-binar. LOL Tapi ini cuma selera kita aja :P
Warna hijau, biru, dan ungu juga suka, tapi kalau motifnya tidak terlalu berlebihan dan warnanya nggak terang banget. Walaupun begitu kita tetep milih warna natural, karena warna natural seperti warna abu-abu atau cokelat gampang di mix and match dengan baju dan make up. Mau pakai lipstick atau baju warna apa aja nggak masalah, karena gampang 'nyambung'.
Misalnya foto ini Eve pakai Geo Softlens Mimi Cafe Waffle (review di sini), yang warnanya seperti abu-abu, dipakai dengan lipstick ungu tetap ok. Coba kalau softlensnya biru, pasti nggak terlalu nyambung.


Softlens apa yang motifnya membuat mata terlihat lebih besar?
Softlens yang ada ring luarnya di sekeling bola mata. Seperti Geo Softlens Mimi Cafe Waffle, kamu bisa lihat bahwa softlens GEO Magic Color Lens XCM 215 ini ada lingkaran hitam di sekeliling softlensnya. Dengan lingkaran hitam itu memberikan ilusi bola mata yang lebih dalam dan besar tanpa harus pakai softlens yang diameternya besar. Kadang softlens yang diameternya besar tapi designnya nggak ada lingkaran di sekelilingnya juga nggak akan memberi ilusi bola mata menjadi terlihat besar.

BATIS SPARTAX Ocre Softlens (review di sini) bikin mata nggak terlihat besar, karena nggak ada ring di sekitar bola mata.


Lebih bagus softlens yang memberikan efek bola mata besar atau yang biasa saja?
Tergantung, kita suka yang memberikan efek bola mata lebih besar tapi secara natural, nggak suka terlalu besar banget karena bikin muka terlihat seperti boneka. Terlihat seperti boneka bukan hal jelek memang, tapi kalau lagi meeting atau presentasi dengan atasan dan karena pakai softlens dengan efek dolly look, kok kayaknya aneh. Kalau di tempat kerja, kita pengen terlihat profesional, jadi lebih milih yang efeknya biasa aja. LOL
Tapi kalau lagi main dengan sepupu yang lebih kecil, atau jalan sama temen, dan pengen terlihat imut atau foto selfie, softlens yang diameternya besar boleh banget jadi pilihan.
Ini contoh softlens yang bikin bola mata besar, nggak mungkin ke kantor pakai softlens yang bikin imut-imut kaya gini :P. Tapi bikin selfie jadi lebih 'imut'. Softlens yang dipakai : Eos Mimi Grey Softlens (review di sini)

Untuk softlens yang nggak terlalu memberikan efek pembesaran bola mata yang besar banget, tapi tetap ada efek enlargementnya, kita suka merk Candy Royal (review di sini). Cocok untuk sehari-hari atau ke pesta. Tergantung make up nya aja.

Setiap kali pakai softlens mata saya sakit, saya harus bagaimana?
Hentikan pemakain softlens saat itu juga, ada beberapa hal kenapa matamu sakit. Mungkin matamu sangat sensitif sehingga nggak bisa pakai softlens, atau merk softlensnya nggak cocok sama kamu. Kita juga pernah denger kadang-kadang bukan merk softlensnya yang nggak cocok, tapi cairan pembersihnya yang nggak cocok. Kalau yang ini kita belum pernah ngalamin, hubungan antara mata sakit dan cairan pembersihnya. Yang pasti jangan paksakan memakai softlens saat mata sakit.
Kaca mata juga bisa bikin penampilan kamu tetap modis.

Kita pernah review kaca mata warna-warni di sini. Kita juga pernah buat post tutorial make up bagi pengguna kaca mata di sini.

Saya biasa pakai softlens nggak kenapa-kenapa, tapi sekarang kok jadi sakit ya?
Kita juga pernah ngalamin hal tersebut, biasanya karena mata mendadak sensitif karena alergi, cuaca, stres, atau kecapean sehingga membuat mata lebih sensitif dari biasanya. Coba istirahatkan matamu dari softlens untuk beberapa saat.

Dokter mata saya tidak menyarankan saya memakai softlens, tapi saya ingin memakai softlens. Bagaimana ya?
Kebanyakan dokter mata memang kurang menganjurkan memakai softlens. Tapi kembali lagi ke pribadi masing-masing. Buat kita sendiri, asalkan memakai softlens dalam batas wajar, nggak dipakai waktu tidur, dan dibersihkan dengan baik setiap hari seharusnya nggak masalah. Pastikan memilih softlens yang bermerk dan berkualitas sehingga aman di mata. Mama kita udah memakai softlens hampir 20 tahun dan matanya nggak bermasalah. Bahkan mata mama kita lebih sehat dibanding kita, karena mata kita gampang alergi dan sensitif. Mama kita matanya nggak pernah perih, gatal, atau sensitif. Menurut kita juga itu bawaan dari lahir, Mama kita matanya sehat. Bahkan waktu remaja saat nakal-nakalnya Mama kita bisa pakai sofltens sampai 1 minggu nggak dilepas (mohon jangan ditiru >.<)!. Sedangkan kita kalau pakai 5-6 jam aja udah butuh obat tetes. :)
Pokoknya saat kamu merasakan softlens yang kamu pakai di mata nggak nyaman jangan dipaksa pakai!

Semoga jawaban kita bisa membantu buat orang yang ingin memakai softlens^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar