ShareThis

Minggu, 24 Juli 2016

Personal 20: Yang kita pelajari setelah menulis 1000 post di blog

Okayyy, kita udah tulis 1015 post di blog ini selama hampir 6 tahun, wawww sama sekali nggak terasa. Nah kali ini kita akan tulis pengalaman yang kita pelajari setelah meng-publish 1000 post.


1. There is No Overnight Success
Banyaaak banget yang tanya gimana sih cara nulis blog biar rame dibaca orang. Salah satu temen kita terinspirasi buat nulis blog juga setelah kita bilang bahwa kita sering nulis blog, jadi mulailah dia menulis blog. Dia nulis sekitar 3 post blog dalam 2 minggu, kemudian dia bilang ke kita, nggak ada yang baca, males ah nulis lagi. Kemudian dia nggak nulis lagi, setelah beberapa bulan kemudian dia bilang dia delete blognya. Pengen punya blog yang ramai dibaca orang? Tulis terus, jangan nyerah, walaupun nggak ada yang baca tetep nulis, suatu hari pasti akan ada yang baca, dan siapa tahu suatu hari yang baca banyaaaak banget. Kita aja kaget waktu blog kita ternyata udah hampir 13 juta kali dikunjungi orang. Waktu kita mulai tahun 2010, sama sekali nggak mikir akan ada hari ini. Kita sering bilang, dulu waktu nulis blog setelah nulis hampir 6 bulan, paling blog kita cuma dikunjungin beberapa orang! Bukan ratusan orang, tapi cuma beberapa. Tapi karena kita suka, jadi kita tetep lanjutin nulis, dan juga kita dapet dukungan dari pembaca kita yang beberapa orang itu untuk tetep nulis (kita di sms-in buat tetep tekun nulis blog). Sejak itu nggak nyangka uda 6 tahun berlalu.

2. Akan ada waktunya kamu males nulis blog
Yes this is the real truth! Walaupun kita bilang kita hobby nulis blog, tapi setelah nulis bertahun-tahun, jenuh bisa banget terjadi. Hobi apa pun, pasti ada titik jenuhnya. Yang paling kita sering tahu adalah banyak orang yang pertama-tama hobi fotografi, biasanya setelah 2-3 tahun foto-foto, akhirnya udah bosen motret, dan kamera super mahalnya tinggal jadi pajangan. Kalau kamu berhenti di tahun ke-3 sayang banget karena kamu sebenernya udah ada dasar motret, kalau kamu tekun dan tahan di tahun ke-4, ke 5, dan seterusnya, kamu bisa jadi ahli!
Walaupun sejenuh-jenuhnya kita, kita tetap berusaha menulis minimal 2 post blog dalam seminggu (persistence is the key!). Kalau kamu juga nulis blog dan memang merasa jenuh parah banget, lebih baik ambil waktu 'istirahat' dari ngeblog, nanti setelah itu kamu bisa coba tulis lagi. Di bukunya Grit: The Power of Passion and Perseverance, yang membedakan seorang expert dan orang biasa adalah, bukan karena seorang expert/ ahli lebih berbakat atau bertalenta dari orang biasa, tapi karena mereka punya grit (baca: ketekunan, tahan uji, kemampuan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan) sehingga mereka bisa menjadi seorang ahli. Mungkin banyak yang berpikir waktu kita nulis blog, selalu gampang, asyik, dan santai. Di balik nulis blog, sebetulnya nggak gampang prosesnya, perlu mikirin ide, perlu foto, dan perlu waktu buat nulis. Blog bukan kerjaan full time kita, kita masih kerja seperti orang biasa pada umumnya, jadi blog seperti 'kerjaan tambahan' di waktu luang kita. Maka itu selain blog harus menjadi hobby perlu ketekunan juga.

3. Kadang bisa banyakkkk banget ide, kadang nggak ada ide mau nulis apa
Nah kalau begini, saat banyak ide, kita harus cepet-cepet nulis ide kita di buku catatan, kalau nggak beberapa hari kemudian bisa lupa. Ini penting banget! Ide ini juga berfungsi ketika kita lagi nggak mood nulis, atau ketika kita nggak ada waktu buat mikirin ide-ide baru karena terlalu sibuk.

4. If You Want Become an Expert At Something, Teach it to Someone Else
Kalimat ini bener banget, kalau kamu pengen jadi ahli, kamu harus ngajarin orang lain. Kalau kamu lihat blog kita, kebanyakan tetang beauty. Banyak yang mikir kita ini ahli kecantikan dan tahu semua tekhnik cara menjadi cantik yang paling mutakhir! LOL Padahal sama sekali nggak, kita sama sekali nggak ngerti tentang beauty waktu pertama kali nulis blog ini. Tapi saat kita menulis semua ilmu beauty kita yang pas-pasan di blog, kita jadi research sana-sini, dan setelah nulis 1000 post yang kebanyakan tentang beauty, kita jadi ngerti tentang 'beauty'. Maka itu kalau kamu pengen nulis sesuatu di blog tapi kamu merasa kamu belum mahir, tetep tulis aja. Suatu hari kamu akan jadi mahir. Pertama kali kita ngeblog, kita nggak tahu blog ini akan jadi blog yang membahas beauty, kita cuma nulis apa aja yang kita mau dan akhirnya 'jalan' dari blog ini jadi ke arah beauty.

5. JANGAN pernah ingin jadi orang lain
Ini pentingggg! Ketika seseorang nulis blog, biasanya dia pengen punya blog seperti blog yang dia suka. Misalanya kita suka blog X, kita pengen banget bisa nulis seperti dia, pengen punya foto seperti dia, pengen punya style seperti dia, pengen punya baju seperti dia, dll. Banyak yang mikir (termasuk kita) bahwa kalau kita jadi diri sendiri, siapa yang mau baca, coba kalau blog aku seperti blog X yang keren itu, pasti banyak yang baca. Perasaan ini NORMAL. Salah satu cara belajar adalah meng-copy dari orang lain. Seperti dulu kita belajar menulis huruf abjad waktu TK. Kita meng-copy dari guru kita. Tapi setelah bisa nulis, pasti tulisan kita nggak mungkin sama persis seperti guru kita. Tiap orang punya tulisan yang berbeda-beda. Jadi wajar banget kalau saat kamu pertama nulis blog kamu mengcopy sedikit beberapa ide dari orang lain. Yang nggak boleh (sangat dilarang) dilakukan adalah kamu pengen jadi seperti orang lain. Sindrom pengen jadi orang lain ini memang 'kuat' muncul di perasaan. Tapi setelah nulis 1000 post, kita baru tahu justru saat kita jadi diri sendiri, blog kita jadi lain dari yang lain (baca: unik dan nggak ada duanya). Karena itu kamu harus bangga nulis blog dengan jari diri sendiri tanpa perlu takut kalau jadi diri sendiri orang lain nggak suka. Malah sebaliknya dengan jadi diri sendiri, blog kamu makin keren.
Ada cerita lucu, udah agak lama kejadiannya. Kita blogwalking ke salah satu blog, waktu kita ke blog dia, kita merasa ya ampun blog ini keren banget, pengen banget punya blog kaya gitu. Terus waktu kita baca-baca blog tersebut, ternyata blog itu nyebut-nyebut blog kita, katanya dia pengen banget punya style seperti blog kita. LOLLL Lucu banget, ketika kita pengen jadi orang lain, malah orang lain pengen jadi kita.

6. Setelah nulis post ke 1000, bukan berarti menulis blog tambah gampang
Seorang penulis buku pernah bilang bahwa nulis buku pertama sama buku ke 10 sama susahnya, bahkan buku ke 10 lebih susah. Menulis itu adalah kerjaan kreatif, bukan pekerjaan yang monoton sehingga harus terus menerus punya pikiran dan ide baru. Sehingga buat kamu yang sekarang merasa nulis blog lumayan susah dan ribet, jangan menyangka setelah udah terbiasa nulis blog akan jadi lebih gampang. Setelah publish blog ke 1000 pun tetap ada tantangannya! Tapi itu yang bikin ngeblog jadi sesuatu pekerjaan yang seru dan nggak membosankan.

7. Jangan menyerah karena kritikan orang lain.
Salah satu yang bikin perasaan jadi nggak enak adalah setelah nulis dan buat post panjang lebar, bisa jadi ada komen yang nggak enak. Nah di saat itu, jangan biarkan kritikan orang yang kamu nggak kenal tersebut bikin semangat jadi luntur. Memang perasaan 'jadi down' setelah kamu nulis dengan segala usaha kemudian dikritik orang yang kadang nggak jelas, dengan kata-kata, 'ih nggak suka, ih jelek,dll' wajar banget bikin perasaan jadi nggak enak. Kita akui kritikan seperti itu ada aja, nggak banyak paling 1% dari pembaca blog. Tapi justru 1% kritikan nggak jelas itu yang biasanya buat orang fokus ke sana, dibanding pujian 99%.
Kita kan sering baca buku, ada buku yang menurut kita bagus banget, bukunya merubah hidup kita. Kita akan kasih buku itu rating 100 kalau bisa, padahal biasanya rating buku kan cuma sampai 5 :P. Tapi waktu kita lihat reviewnya ada orang yang kasih review parah banget, dan kata-katain tuh buku dengan kata-kata super pedes (walaupun kita bukan penulisnya aja tapi jadi kepedesan juga LOL). Waktu kita lihat tentu aja kita shock banget, karena buku tersebut merubah hidup kita. Buku itu super keren! Kita sangat terbantu dengan buku itu, tapi ada orang yang merasa buku itu nggak bagus. Maka itu waktu terima kritikan nggak enak, jangan diambil hati. Biarkan saja. Move on, dan nggak perlu dipikirin. Inget cerita review buku, saat kamu menulis mungkin kamu bisa merubah hidup orang lain, walaupun mungkin juga ada yang katain tulisan kamu jelek. Fokus ke orang yang kamu mau bantu!

Selama perjalanan menulis blog sampai saat ini, kita akui, menulis blog membawa ke tempat dimana kita yang sampai hari ini kita nggak pernah nyangka bisa ada sampai seperti ini. Sejak ngeblog, pikiran dan wawasan kita bertambah. Kita bertemu dengan orang-orang dan teman-teman yang mungkin nggak akan kita kenal kalau kita nggak nulis blog. Kita juga 'bertemu' para pembaca lewat komennya yang selalu mendukung, menghibur, dan mendorong di saat kita lagi down. Thank you so much!!! Kata-kata thank you ini bukan asal basa-basi aja, tapi beneran dari hati kita, kalian mungkin nggak tahu berapa banyak dukungan yang kalian berikan kepada kita selama ini sangat banyakkkk banget, kita nggak mungkin bisa ucapin dengan kata-kata. Tapi kita bener-bener berterima kasih sama kalian semua :')


Blog ini udah jadi bagian dari kehidupan kita sampai saat ini dan blog ini juga membentuk kita jadi pribadi yang baik. Buat kamu yang pengen nulis blog dan masih ragu, ayo coba nulis. Kamu akan mengalami banyak hal hebat dengan ngeblog! Buat yang udah bosen nulis blog padahal kamu dulu pernah ngeblog, coba mulai tulis lagi. Buat kamu yang suka baca blog, terima kasih udah baca blog kita. You really mean a lot to us!

We love you! XD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar