ShareThis

Sabtu, 03 September 2016

Tanya My Lovely Sister 15 : Siapa yang fotoin?

Kita selalu dapet pertanyaan siapa yang fotoin? Memang akhir-akhir ini banyak blogger yang sewa fotografer buat foto-foto, tapi karena kita nggak punya rencana buat sewa fotografer sama sekali maka itu biasanya kita foto sendiri. Kita lumayan suka sama fotografi dan suka eksperimen sama foto, jadi sampai sekarang kita tetep foto sendiri :D

Berikut bagaimana foto kita bisa didapat:
1. Salah satu dari kita yang fotoin
Biasanya kalau Ai Ni yang jadi model, Eve yang fotoin, sebaliknya kalau Eve yang jadi model Ai Ni yang fotoin.

2. Gunakan Tripod!
Kalau salah satu dari kita nggak sempet fotoin, misalnya di rumah sendiri, kita pakai tripod. Kemudian pasang timer di tripod. Tripod ini juga dipakai saat kita berdua jadi 'model' dan nggak ada yang fotoin. Misalnya kalau mau ambil foto seperti ini, bisa pakai tripod, dan biarkan tripodnya foto dengan pilihan self timer. Kita pilih yang 10 sec, 3 images. Jadi kameranya akan motret setelah 10 detik, kemudian kamera tersebut akan ngambil gambar sebanyak 3 kali setelah 10 detik berlalu.


3. Orang di sekitar
Misalnya kita lagi ketemu tempat yang bagus dan pengen minta difoto tapi nggak punya tripod, kemudian disitu ada sepupu atau teman. Kita minta tolong difotoin. Teman atau sepupu atau siapa pun disekitar kamu nggak perlu ngerti semua ilmu fotografi, asalkan kamu beri tahu dulu kamu mau foto di posisi mana, dan dia bantu untuk memencet kamera. Misalnya foto ini diambil sama Mama. Kita lihat di lokasi ini cahayanya bagus banget, dan minta Mama bantuin foto. 

4. Selfie
Selfie bisa dengan memegang kamera dengan tangan seperti ini (kameranya nggak terlihat sama sekali), tapi tangan kanan Ai Ni lagi megang kamera.
Atau selfie dengan meletakkan kamera di area sekitar, misalnya karena di lokasi foto ini nggak ada tripod, Ai Ni pakai kursi sebagai tripod dan pasang timer di kamera. :)
Selain itu bisa juga foto di depan cermin :D


Apakah repot? 
Tentu aja dibandingkan sewa fotografer, foto sendiri serinnggg repot! LOL Tapi kita suka fotografi dan suka bereksperimen dengan kamera + cahaya, maka itu fotografi jadi sesuatu yang mengasyikan buat kita. 

Gimana saat dapet moment yang pas, tapi udah nggak keburu keluarin kamera dan ngambil gambar?
Kamera kita itu nggak kita simpen di dalam tas atau lemari. Tapi kita letakkan di meja begitu aja dan kita nggak pernah tutup lensa kamera dengan tutup lensanya, tapi kita selalu pasang filter lensa di kamera buat 'pengaman' (baca juga: tips bagaimana merawat kamera). Jadi ketika ada moment yang bagus, kita bisa langsung cepet-cepet foto. Cara ini kita pelajari dari seorang Mama yang suka fotoin anaknya yang masih kecil, biar nggak kelewat moment bagus anaknya, maka itu Sang Mama simpen kamera di tempat yang gampang diambil, sehingga ketika lihat moment bagus langsung bisa motret.

Sering gagal nggak?
Bukan sering lagi, kadang udah ngambil puluhan foto tapi nggak ada yang kita suka. LOL! Walaupun begitu kita nggak akan bilang itu kegagalan. Kita akan bilang itu latihan, seperti latihan musik, latihan menari, latihan basket. Mungkin kalau kamu latihan bola basket, masukin bola ke keranjang gagal terus, tapi setelah latihan terus menerus dan sering kamu lakukan, kamu makin ahli. Begitu juga dengan fotografi. Dulu waktu pertama ngeblog, kita sering ngambil ratusan foto tapi semuanya jelek >.< Sekarang udah lebih mendingan. 
Kita suka sama quote ini “Your first 10,000 photographs are your worst" – Henri Cartier-Bresson
10.000 foto pertama kamu adalah foto kamu yang paling jelek. Ini bener bangettttt!!! Maka itu fotografi perlu latihan dan sering motret. Sampai saat ini kita masih nggak puas sama foto kita dan kita berharap bisa lebih sering latihan walapun kadang-kadang nggak sempet. Latihan seperti melakukan personal project ini berguna banget. Dengan banyak latihan, kita bisa lebih belajar melihat cahaya dan arah yang bagus dalam fotografi. Selama megang kamera, kita baru tahu bahwa mata seorang fotografer adalah kemampuan orang tersebut melihat cahaya. Banyak yang mikir kalau fotografi adalah seberapa mahal kamera yang kamu punya. Padahal sama sekali nggak. Sama seperti make up, bukan seberapa mahal make up yang kamu punya, tapi seberapa ahli kamu sama make up. 

Mudah-mudahan post ini ngebantu buat kamu yang pengen ngeblog tapi suka bingung karena nggak ada yang fotoin, nggak perlu punya fotografer pribadi kamu udah bisa dapetin foto yang kamu mau! XD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar